(Analisis - Bulanan) Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur (Analisis - Bulanan) Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan data yang kami terima dari 197 stasiun (pos hujan) sampai dengan awal bulan Agustus 2020 dapat diinformasikan Sifat Hujan Bulan Juli 2020 adalah sebagai berikut:

Analisis Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli 2020 terjadi di wilayah Jawa Timur dengan sifat Bawah Normal sebesar sebesar 45,1%, Normal sebesar 15,1%, dan Atas Normal 39,8%.

Sifat Hujan

Sifat Hujan adalah : Perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu bulan dengan normal atau nilai rata-rata dari bulan tersebut di suatu tempat.

Sifat hujan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu:

  1. Atas Normal (AN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya lebih besar dari 115 %
  2. Normal (N)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya antara 85 % – 115 %
  3. Bawah Normal (BN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya kurang dari 85 %





SIFAT HUJAN KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Lamongan, Lumajang, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pamekasan, Pasuruan, Sidoarjo, Situbondo, Surabaya, Trenggalek, dan Tulungagung.
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian Madiun, Ponorogo, dan Sampang.
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian besar Magetan, Ngawi, dan Pacitan.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pamekasan, Pasuruan, Tuban, dan Tulungagung.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian Bangkalan, Gresik, Jember, Madiun, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sidoarjo, Situbondo, Surabaya, dan Trenggalek.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian besar Sampang.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Nganjuk, Pacitan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Sumenep, dan Tuban.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian Bangkalan, Batu, Blitar, Jember, Malang, Mojokerto, Pamekasan, Pasuruan, Sidoarjo, dan Trenggalek.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian besar Surabaya dan Tulungagung.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di seluruh Pulau Bawean.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Jombang, Madiun, Nganjuk, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, dan Tulungagung.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian Blitar, Gresik, Kediri, Lamongan, Lumajang, Malang, Mojokerto, Pamekasan, Pasuruan, dan Tuban.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian besar Batu.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Batu, Blitar, Gresik, Jember, Jombang, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pasuruan, Sidoarjo, Situbondo, Trenggalek, dan Tulungagung.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian Bojonegoro, Bondowoso, Kediri, Lamongan, Lumajang, Pamekasan, Probolinggo, Sumenep, dan Tuban.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Blitar, Bondowoso, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pasuruan, Situbondo, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian Banyuwangi, Bojonegoro, dan Probolinggo.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian besar Sumenep.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian kecil Blitar, Bondowoso, Jember, Kediri, Lamongan, Lumajang, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Sumenep, Tuban, dan Tulungagung.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian Banyuwangi, Bojonegoro, Nganjuk, Probolinggo, dan Situbondo.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian besar Jombang.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di seluruh Pulau Kangean.