(Analisis - Bulanan) Distribusi Sifat Hujan Bulan Oktober Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur (Analisis - Bulanan) Distribusi Sifat Hujan Bulan Oktober Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan data yang kami terima dari 197 stasiun (pos hujan) sampai dengan awal bulan November 2020 dapat diinformasikan Sifat Hujan Bulan Oktober 2020 adalah sebagai berikut:

Analisis Distribusi Sifat Hujan Bulan Oktober 2020 terjadi di wilayah Jawa Timur dengan sifat Bawah Normal sebesar sebesar 3,5 %, Normal sebesar 8,7 %, dan Atas Normal 87,8 %.

Sifat Hujan

Sifat Hujan adalah : Perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu bulan dengan normal atau nilai rata-rata dari bulan tersebut di suatu tempat.

Sifat hujan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu:

  1. Atas Normal (AN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya lebih besar dari 115 %
  2. Normal (N)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya antara 85 % – 115 %
  3. Bawah Normal (BN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya kurang dari 85 %





SIFAT HUJAN KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Jombang, Mojokerto, dan Situbondo.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Bondowoso, Jombang, Madiun, Magetan, Mojokerto, dan Situbondo.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Lamongan, Lumajang, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Tuban.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian Madiun.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian besar Pulau Bawean.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Batu, Pulau Bawean, Blitar, Bojonegoro, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, Tuban, dan Tulungagung.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian Bondowoso, Gresik, Madiun, Magetan, dan Surabaya.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Kediri, Madiun, Nganjuk, Pacitan, Pasuruan, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Trenggalek, dan Tulungagung.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian Blitar, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Lumajang, Magetan, Malang, Mojokerto, Ngawi, Situbondo, Surabaya, dan Tuban.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian besar Batu, Lamongan, dan Ponorogo.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian kecil Batu, Bondowoso, Gresik, Pulau Kangean, Madiun, Pamekasan, Pasuruan, dan Sumenep.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian Banyuwangi, Blitar, Jombang, Lamongan, Lumajang, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Ponorogo, Sampang, Situbondo, Surabaya, Tuban, dan Tulungagung.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian besar Bangkalan, Bojonegoro, Jember, Kediri, Pacitan, Probolinggo, Sidoarjo, dan Trenggalek.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Lamongan, Lumajang, Madiun, Mojokerto, Ponorogo, Probolinggo, dan Situbondo.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian Kediri, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Sidoarjo, Trenggalek, dan Tulungagung.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian besar Banyuwangi, Jombang, Pulau Kangean, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep.