(Analisis - Bulanan) Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli Tahun 2021 di Provinsi Jawa Timur (Analisis - Bulanan) Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli Tahun 2021 di Provinsi Jawa Timur

Berdasarkan data yang kami terima dari 197 stasiun (pos hujan) sampai dengan awal bulan Agustus 2021 dapat diinformasikan Sifat Hujan Bulan Juli 2021 adalah sebagai berikut:

Analisis Distribusi Sifat Hujan Bulan Juli 2021 terjadi di wilayah Jawa Timur dengan sifat :

Bawah Normal sebesar 63,6 %

Normal sebesar 11,6 %

Atas Normal sebesar 24,8 %.

Sifat Hujan

Sifat Hujan adalah : Perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu bulan dengan normal atau nilai rata-rata dari bulan tersebut di suatu tempat.

Sifat hujan dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu:

  1. Atas Normal (AN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya lebih besar dari 115 %
  2. Normal (N)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya antara 85 % – 115 %
  3. Bawah Normal (BN)
    Jika nilai perbandingan terhadap rata-ratanya kurang dari 85 %





SIFAT HUJAN KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Cari pada kolom di atas ini ⇧
Lalu tekan Enter → di Keyboard
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Batu, Blitar, Bondowoso, Gresik, Jember, Kediri, Lamongan, Lumajang, Magetan, Malang, Mojokerto, Pacitan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, dan Trenggalek.
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian Bangkalan, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Sampang, Sumenep, Tuban, dan Tulungagung.
Bawah Normal
(0 - 30 %)
Terjadi di sebagian besar Pulau Bawean, Madiun, dan Surabaya.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lamongan, Lumajang, Madiun, Malang, Mojokerto, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Sidoarjo, dan Trenggalek.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian Bangkalan, Batu, Pulau Bawean, Blitar, Bojonegoro, Gresik, Kediri, Magetan, Nganjuk, Pamekasan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Tuban, dan Tulungagung.
Bawah Normal
(31 - 50 %)
Terjadi di sebagian besar Jombang.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian kecil Bangkalan, Bojonegoro, Lumajang, Madiun, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, dan Tulungagung.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian Banyuwangi, Batu, Blitar, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Pacitan, Pamekasan, Sampang, dan Tuban.
Bawah Normal
(51 - 84 %)
Terjadi di sebagian besar Ngawi, Ponorogo, Sidoarjo, dan Trenggalek.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian kecil Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jombang, Kediri, Madiun, Magetan, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, dan Tuban.
Normal
(85 - 115 %)
Terjadi di sebagian Banyuwangi, Batu, Jember, Lamongan, Lumajang, Mojokerto, Pacitan, dan Sidoarjo.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Batu, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Nganjuk, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Trenggalek, dan Tuban.
Atas Normal
(116 - 150 %)
Terjadi di sebagian Malang, Mojokerto, Pacitan, dan Pasuruan.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian kecil Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Kediri, Lamongan, Madiun, Magetan, Mojokerto, Nganjuk, Pacitan, Probolinggo, Sidoarjo, Situbondo, dan Tuban.
Atas Normal
(151 - 200 %)
Terjadi di sebagian Lumajang, Malang, dan Pasuruan.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian kecil Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Kediri, Lumajang, Magetan, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo, Situbondo, dan Tuban.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di sebagian Banyuwangi, Lamongan, dan Probolinggo.
Atas Normal
(> 200 %)
Terjadi di seluruh Pulau Kangean.