Analisis Dinamika Atmosfer – Laut - Analisis Dan Prediksi Curah Hujan Update Dasarian I Agustus 2018

OUTLINE
Analisis dan Prediksi Angin dan Monsun;
Analisis OLR;
Analisis dan Prediksi SST;
Analisis Subsurface Pasifik;
Analisis dan Prediksi ENSO, IOD dan MJO;
Analisis Hari Tanpa Hujan;
Analisis dan Prediksi Curah Hujan; dan
Kesimpulan

ANALISIS DAN PRAKIRAAN DINAMIKA ATMOSFER DAN LAUT
ANALISIS DAN PREDIKSI ANGIN LAP 850mb
    Analisis Dasarian I Agustus 2018
    Aliran massa udara didominasi Angin Timuran di hampir diseluruh wilayah Indonesia, kecuali di Sumatera bag.tengah hingga utara, Kalimantan bag.tengah hingga utara, Sulawesi bag.tengah hingga utara, Kep. Maluku, Papua Barat didominasi angin dari barat dan selatan. Terdapat pola siklonik di perairan Papua bagian utara, pertemuan angin terjadi sekitar Riau dan perairan utara Kalimantan, belokan angin terjadi di Sumatera bagian tengah, Kep.Bangka Belitung, Kalimantan Bag.tengah hingga selatan, Sulawesi bagian tengah, Maluku Utara yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.
    Prediksi Dasarian II Agustus 2018
    Aliran massa udara masih akan didominasi Angin Timuran hampir diseluruh wilayah Indonesia, kecuali di Sumatera bag. Tengah sampai utara dan Kalimantan bag.utara, belokan angin berpeluang terjadi di Sumatera bagian tengah, Kalimantan Utara yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah tersebut.

ANALISIS DAN PREDIKSI INDEK MONSUN
Monsun Asia saat ini melemah dan diprediksi melemah selama Das II Agustus 2018 kemudian sedikit menguat dipertengahan Das III Agustus 2018  Peluang pembentukan awan hujan di sekitar Kalimantan bagian barat, Sumatera bagian tengah dan Jawa bagian barat berkurang selama Dasarian II Agustus 2018.
Monsun Australia saat ini lemah dan diprediksi menguat dipertengahan Das II Agustus kemudian mendekati klimatologisnya hingga akhir bulan Agustus 2018 peluang pembentukan awan hujan disekitar Jawa bagian timur, Bali dan Nusa Tenggara berkurang selama pertengahan dasarian II Agustus 2018.

ANALISIS ANGIN ZONAL LAP 850MB
Pola angin zonal (Timur-Barat): Angin Timuran mendominasi bagian selatan equator wilayah Indonesia. Sedangkan, Sumatera bag.utara, Kalimantan bag.utara, Sulawesi bag.utara, Maluku Utara didominasi angin baratan.

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAP 850MB
Pola angin meridional (Utara-Selatan): Angin dari selatan mendominasi seluruh wilayah Indonesia. Dibanding klimatologisnya angin dari selatan lebih lemah di Sumatera dan Maluku, sedangkan di Kalimantan, Sulawesi dan Maluku Utara angin dari selatan lebih kuat.

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
Wilayah pembentukan awan terdapat perairan barat Sumatera/P. Nias, dan Papua Barat. Dibanding klimatologisnya, beberapa wilayah Indonesia lebih basah seperti di Sumatera bag,tengah, Kalimantan bag.timur, Kep.Maluku, NTT, Papua Barat dan Papua.

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT
Indek Anomali SST Nino3.4 : 0.14 oC (Netral);   DM : 0.78 (DM positif);  
Anomali SST Indonesia : -0.20oC (mendingin);
Kondisi Anomali SST Samudera Hindia (IOD) berada pada kondisi hangat di Timur Afrika sedangkan mendingin di barat Indonesia (Dipole Mode Positif) dan anomali SST wilayah Nino 3.4 berada pada kondisi Netral sedangkan perairan Indonesia menunjukan anomali negatif/suhu muka laut yang mendingin hampir seluruh perairan di Indonesia, kecuali perairan Maluku dan perairan utara Papua Barat memiliki anomali positif/suhu muka laut yang menghangat.

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST(Pemutakhiran DAS I AGUSTUS2018)
Agt 2018 : Anomali SST Indonesia diprediksi didominasi anomali negatif, dan netral hingga hangat di bagian timur, Wilayah Nino3.4 berada dalam kondisi netral cenderung positif di bagian barat dan tengah. Samudera Hindia pada kisaran netralnya sedikit menghangat dibagian barat sedangkan di bag.timur mendingin.
Sep 2018 – Jan 2019 : Anomali SST Indonesia diprediksi berangsur menghangat. Wilayah Nino3.4 cenderung menghangat dan meluas dengan didominasi anomali positif. Samudera Hindia  cenderung menghangat terutama di bagian barat.

ENSO UPDATE
JMA El Niño Outlook ( August 2018 - January 2019 ) Last Updated: 10 August 2018
ENSO-neutral conditions persisted in July.
It is likely that ENSO-neutral conditions are likely during boreal summer (70%). (JJA)
It is equally likely (60%) that El Niño conditions will develop in boreal autumn, or ENSO-neutral conditions will persist until boreal autumn (40%). (SON)
IRI ENSO Forecast,   CPC/IRI ENSO Update
Published: 9 August 2018
ENSO Alert System Status: El Nino Watch
Synopsis: there is ~60% chance of El Niño in the Northern Hemisphere fall 2018 (September-November), increasing to ~70% during winter 2018-19
http://www.cpc.noaa.gov/products/analysis_monitoring/enso_advisory/ensodisc.shtml

The ENSO Outlook remains at El Niño WATCH. This means that the El Niño–Southern Oscillation remains neutral, but the chance of El Niño forming in the austral spring has now increased to around 50%. (Issued : 31 July 2018)
http://poama.bom.gov.au/climate/enso/outlook/

ANALISIS & PREDIKSI ENSO (Pemutakhiran DAS I Agustus2018)
Analisis ENSO :
Juli 2018  Normal
Prediksi ENSO:
1.  BMKG (Indonesia)
Agtustus 2018  Normal
September 218 – Januari 2019   El Nino Lemah
2.   JAMSTEC (Jepang)
Agt – Desember 2018  El Nino Lemah Januari 2019 El Nino Moderate
3.   BoM/POAMA (Australia)
Agt 2018 – Januari 2019  Normal
NCEP/NOAA (USA)
Agustus – September 2018  El Nino Lemah
Oktober 2018 – Januari 2019 El Nino Moderate
November 2018   El Nino Lemah
 
ENSO berpeluang El Nino di Semester ke dua tahun 2018, pada kisaran lemah sampai dengan Moderat.
ANALISIS DAN PREDIKSI INDEKS DIPOLE MODE (Pemutakhiran DAS I Agustus ‘18)
KESIMPULAN
ANALISIS
Juli 2018 : Normal

PREDIKSI
BMKG
Agt– Des ’18, Jan’19 : Normal
NASA
Agt – Sep ’18 : DM +
Nov – Des ’18, Jan’19 : Normal
BoM
Agt– Des ’18, Jan’19 : Normal
Prediksi 6 bulan kedepan IOD masih pada kisaran netral

Anomali Suhu Sub Surface Samudera Pasifik
Monitoring Suhu bawah Laut Pasifik, periode Jan - Apr 2018  Subsurface Samudera Pasifik bag.timur didominasi anomali negatif sampai ke lapisan 150 m dengan luasan yang semakin mengecil dan hilang, sedangkan di bag.barat anomali positif menurun di bulan Januari namun menguat kembali dan terus mengembang dengan luasan yang semakin melebar ke bagian tengah dan timur. Mulai Mei 2018 Anomali Positif mendominasi sub surface Pasifik dan terus menguat mencapai pasifik timur dan semakin mendalam sampai lap. 350 M dibawah permukaan, ada indikasi akan terjadinya El Nino untuk beberapa bulan kedepan.

Analisis & Prediksi MJO
Ket Gambar :
Garis ungu  pengamatan 3 – 31 Juli 2018
Garis Merah  pengamatan 1 - 11  Agustus 2018
Garis hijau, Garis Biru  prakiraan MJO.
Garis tebal : Prakiraan tanggal 12 – 18 Agustus 2018
Garis tipis    : Prakiraan tanggal 19 – 26 Agustus 2018
Analisis tanggal 11 Agustus 2018 MJO aktif di wilayah perairan Pasifik bag.tengah dan diprediksi tetap aktif dengan intensitas melemah, sampai pertengahan Dasarian II Agustus, MJO bergerak aktif dan menguat ke wilayah perairan Samudera Hindia di awal Dasarian 3 Agustus. Berdasarkan peta prediksi spasial anomali OLR, selama Dasarian II Agustus 2018, wilayah Indonesia didominasi wilayah subsiden/kering yang menghambat pertumbuhan awan hujan. Sedangkan awal Dasarian III Agustus 2018 hingga pertengahan diprediksi wilayah konvektif mulai memasuki Indonesia bagian barat.

ANALISIS CURAH HUJAN DASARIAN I  AGUSTUS 2018 DAN PRAKIRAAN CURAH HUJAN
Inisial tgl 11 Agustus 2018
Analisis Hujan Bulan Juli 2018
Analisis Curah Hujan Bulan Juli 2018
Analisis Sifat Hujan Bulan Juli 2018

Umumnya curah hujan pada bulan Juli 2018 < 150 mm (Kriteria Rendah - Menengah). Curah hujan > 300 mm (Tinggi – Sangat Tinggi) terjadi di Langkat, Kaltara, Sorong, dan Papua bag Barat. Curah hujan < 100 (kriteria Rendah) terjadi di Bengkulu, Jambi, Babel, Sumsel, Lampung, P. Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimatan bag selatan, Sulut, Gorontalo, Sulbar, Sulsel dan Merauke.

Sifat hujan pada bulan Juli 2018 umumnya Bawah Normal. Sifat hujan Atas Normal terjadi di Aceh, Sumut, Riau, Sumbar, Jatim bag timur, P. Sumbawa, NTT, Kaltara, Kaltim bag selatan, Kalsel bag utara, Kendari, Maluku Utara, Manokwari, dan Jayapura. Sedangkan curah hujan wilayah lainnya kriteria Normal.

Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian I Agustus 2018

Umumnya curah hujan pada Das I Agustus 2018 < 50 mm (Rendah). Curah hujan antara 50-150 mm (kriteria Menengah) terjadi di sebagian kecil Aceh bag timur, Sumut bag utara dan selatan, Kep. Mentawai, Kepri, Riau bag selatan, sebagian besar Sumbar, Kalbar bag timur laut, Kalteng bag tengah, sebagian kecil Sulteng, Papua, dan sebagian besar Papua Barat. Curah hujan > 150 mm (kriteria Tinggi – Sangat Tinggi) di Sumbar bag tengah, Kaltara bag utara, Kaltim bag timur.

Sifat hujan pada Das I Agustus 2018 umumnya Bawah Normal. Sifat hujan Normal terjadi di sebagian Kep. Mentawai,, Sulbar bag utara, dan sebagian Papua Barat. Sedangkan wilayah lainnya mengalami sifat hujan Atas Normal.

MONITORING HARI TANPA HUJAN (HTH)(Pemutakhiran DASARIAN I Agustus  2018)
Prakiraan Dan Peluang Curah Hujan

R A N G K U M A N
PREDIKSI DASARIAN  II AGUSTUS 2018
Aliran massa udara didominasi Angin Timuran hampir diseluruh wilayah Indonesia, kecuali di Sumatera bag. Tengah sampai utara dan Kalimantan bag.utara, belokan angin berpeluang terjadi di Sumatera bagian tengah, Kalimantan Utara yang mendukung pembentukan awan hujan di wilayah tersebut. Berdasarkan indek monsoon dan MJO terdapat pengurangan pembentukan awan hujan disekitar Kalimantan bagian barat, Sumatera bagian tengah dan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Waspada Kurangnya Curah Hujan pada periode Dasarian II Agustus 2018
Wilayah dengan curah hujan rendah <50 mm terdapat hampir diseluruh Indonesia kecuali  sebagian Aceh, Pesisir Barat Sumatera, Kalimantan Utara, Sulawesi bag.tengah, Papua Barat bag.timur dan Papua bagian tengah sekitar Pegunungan Jayawijaya pada kategori menengah antara 50-150mm/Dasarian.
HTH Ekstrim > 90 hari terdapat dan HTH Tertinggi.
Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) terdapat HTH >100 hari dengan lokasi HTH tertinggi ditiap Provinsi : Jawa Barat : Cangkol(106), Wanasaba Kidul(106), Yogyakarta : Kebun Buah Mangunan(111), Jawa Tengah : Baturetno(112), Jawa Timur :  Brondong(123), Kwd Grati(123), Lumbang(122), Bali : Sambirenteng/Gretek(133), Nusa Tenggara Barat : Batu Nyala(130), Madapangga(130),  Nusa Tenggara Timur :  Danga(153).

PREDIKSI HUJAN BULAN AGUSTUS 2018
Secara umum curah hujan diprakirakan pada kisaran rendah-menengah (0-300mm/bulan). Daerah dengan curah hujan >300mm/bulan berpeluang besar terjadi di bagian utara wilayah Indonesia yaitu sebagian kecil Aceh dan bagian utara Sumut, Pulau Nias bag.selatan, Pesisir selatan Sumut dan Sumbar, Kalimantan Utara bag.barat, Papua barat bagian utara dan wilayah Pegunungan Jayawijaya. Curah hujan <100mm berpeluang terjadi disebagian besar Sumsel, Lampung, bagian selatan Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa, Tenggara, Sulawesi bag. selatan, Maluku bag. tengah, bagian selatan Papua Barat dan selatan Papua sekitar Merauke.
Sifat Hujan didominasi Bawah Normal, curah hujan AN berpeluang terjadi di sebagian Sumatera bag.tengah dan Utara, sebagian Sumbawa NTB dan NTT, Kaltara, dan Kaltim bag.barat, Sulbar, sebagian Sulteng, Sebagian Sulawesi Utara dan Gorontalo, sebagian besar Maluku dan Maluku Utara, bag.utara Papua Barat serta Papua bag.utara dan disekitar Peg. Jayawijaya.