Analisis Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan Bulan Mei - Juni - Juli Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur

Monitoring Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Periode Bulan Mei - Juni - Juli 2018
Monitoring Tingkat Kekeringan dan Kebasahan Meteorologis bulan Mei - Juni - Juli 2018 Provinsi Jawa Timur dengan kriteria:
Sangat Kering (3,6%), Kering (13,4%), Agak Kering (18,6%), Normal (63,9%), dan Agak Basah (0,5%).

Standardized Precipitation Index (SPI)
SPI adalah indeks yang digunakan untuk menentukan penyimpangan curah hujan terhadap normalnya dalam suatu periode waktu yang panjang (bulanan, dua bulanan, tiga bulanan dst). Nilai SPI dihitung menggunakan metoda statistik probabilistik distribusi gamma. Berdasarkan nilai SPI ditentukan tingkat kekeringan dan kebasahan dengan kategori sebagai berikut:
a. Tingkat Kekeringan:
1) Sangat Kering : Jika nilai SPI ≤ -2,00 dengan probabilitas 2,3%
2) Kering : Jika nilai SPI -1,50 s/d -1,99 dengan probabilitas 4,4%
3) Agak Kering : Jika nilai SPI -1,00 s/d -1,49 dengan probabilitas 9,2%


b. Normal : Jika nilai SPI -0,99 s/d 0,99 dengan probabilitas 68,2%


c. Tingkat Kebasahan:
1) Sangat Basah : Jika nilai SPI ≥ 2,00 dengan probabilitas 2,3%
2) Basah : Jika nilai SPI 1,50 s/d 1,99 dengan probabilitas 4,4%
3) Agak Basah : Jika nilai SPI 1,00 s/d 1,49 dengan probabilitas 9,2%
Kekeringan Meteorologis adalah berkurangnya curah hujan dari keadaan normalnya dalam jangka waktu yang panjang (bulanan, dua bulanan, tiga bulanan dan seterusnya).
Curah Hujan Tiga Bulanan adalah jumlah curah hujan selama tiga bulan, yang digunakan sebagai dasar untuk menghitung nilai SPI.

Berdasarkan data yang kami terima dari 197 stasiun (pos hujan) sampai dengan awal bulan Agustus 2018, dapat diinformasikan analisis kekeringan dan kebasahan dengan metode SPI bulan Mei – Juni - Juli 2018 adalah sebagai berikut: 

KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
Sangat Kering Terjadi di sebagian kecil kabupaten meliputi : Pacitan, Ponorogo, Magetan, dan Tulungagung.
Kering Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi: Ngawi, Trenggalek, Tulungagung, Kediri, Nganjuk, Tuban, Lamongan, Gresik, Blitar, Pasuruan, Bondowoso, dan Banyuwangi.
Terjadi di sebagian Kabupaten Pacitan dan Madiun.
Terjadi di sebagian besar Kabupaten Magetan dan Ponorogo.
Agak Kering Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi: Ponorogo, Magetan, Blitar, Malang, Tuban, Surabaya, Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Pamekasan, dan Sumenep.
Terjadi di sebagian kabupaten/kota meliputi: Madiun, Kediri, Pacitan, Nganjuk, Mojokerto, dan Lamongan.
Terjadi di sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Trenggalek, Tulungagung, Ngawi, Sidoarjo, dan Gresik.
Normal Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Madiun, Ngawi, Gresik, dan Sidoarjo.
Terjadi di sebagian kabupaten/kota meliputi: Madiun, Kediri, Pacitan, Nganjuk, Mojokerto, dan Lamongan.
Terjadi di sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Tuban, Malang, Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Pamekasan, dan Sumenep.
Terjadi di seluruh kabupaten/kota meliputi : Bojonegoro, Jombang, Batu, Bangkalan, Sampang, Pulau Bawean, dan Pulau Kangean.
Agak Basah Terjadi di sebagian kecil Kabupaten Jember.
Basah Tidak terjadi.
Sangat Basah Tidak terjadi.

Analisis Kebasahan dengan metode SPI bulan Mei-Juni-Juli 2018 adalah sebagai berikut:

KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
Agak Basah Terjadi di sebagian kecil Kabupaten Jember.
Basah Tidak terjadi.
Sangat Basah Tidak terjadi.

Peta Analisis Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan Bulan Mei - Juni - Juli Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur 

Peta Analisis Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan Bulan Mei - Juni - Juli Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur
Peta Analisis Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) 3 Bulanan Bulan Mei - Juni - Juli Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur