Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Maksimum di Propinsi Jawa Timur Tahun 2018

Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Maksimum di Propinsi Jawa Timur Tahun 2018

  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Desember Tahun 2017 - Januari - Februari Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Desember Tahun 2017 Januari Februari Tahun 2018
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan November -Desember Tahun 2017 - Januari - Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan November Desember Tahun 2017 Januari Tahun 2018
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Oktober - November - Desember Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum Bulan Oktober November Desember Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan September - Oktober - November Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum Bulan September Oktober Nopember Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Agustus - September - Oktober Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum Bulan Agustus September Oktober Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Juli - Agustus - September Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum Di Provinsi Jawa Timur Bulan Juli Agustus September 2018
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Juni Juli Agustus Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum Di Provinsi Jawa Timur Bulan Juni Juli Agustus 2018
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Februari - Maret - April Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum Di Provinsi Jawa Timur Bulan Februari Maret April 2018
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Januari - Februari - Maret Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut Turut Maksimum Di Provinsi Jawa Timur Bulan Januari Februari Maret 2018
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan Mei - Juni - Juli Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan Mei - Juni - Juli Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur

    Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Maksimum Bulan Mei hingga Juli 2018 dengan kriteria: Pendek (0,5%), Menengah (5,2%), Panjang (11,9%), Sangat Panjang (72,0%), dan Ekstrim (10,4%).

    Deret hari tanpa hujan berturut-turut atau diistilahkan dengan dry spell adalah jumlah hari kering (hari tidak ada hujan) berurutan yang tidak diselingi oleh hari basah (hari hujan). Hari basah didefinisikan sebagai hari di mana terjadi hujan yang tinggi curah hujannya mencapai 1 mm atau lebih, definisi ini yang digunakan Albert dan Tank (2009). Berdasar hal tersebut di atas maka deret hari tanpa hujan berturut-turut didefinisikan sebagai hari yang tinggi hujannya di bawah 1 mm atau tidak terjadi hujan sama sekali.

    Data pengamatan yang digunakan dalam analisis deret hari tanpa hujan di Jawa Timur meliputi sekitar 161 pos hujan dengan data curah hujan harian pada tiga bulan berturut-turut. Perhitungan deret ini dimulai pada tanggal updating/akhir periode dan dianalisis ke belakang hingga didapat hari hujan, hari tanpa hujan berturut-turut yang dihitung dari hari terakhir pengamatan, jika hari terakhir tidak hujan maka dry spell dihitung sesuai dengan kriterianya sedangkan jika hari terakhir pengamatan/akhir periode ada hujan maka kondisi ini dikategorikan sebagai hari hujan (HH).

    Dalam kaitannya dengan kepentingan dampak kekeringan terutama lahan pertanian di wilayah Jawa Timur, selanjutnya peta analisis hari tanpa hujan berturut-turut yang disampaikan adalah deret hari tanpa hujan maksimum pada masing-masing pos hujan.

    Analisis hari tanpa hujan berturut-turut ini bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana suatu wilayah mempunyai tingkat hari kering baik pada tingkat sangat pendek, pendek, menengah, panjang, sangat panjang atau bahkan kekeringan ekstrim yang terjadi pada tiga bulan berturut-turut, ke depannya informasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui awal, panjang musim kemarau/hujan maupun prakiraan peringatan dini tingkat kekeringan suatu wilayah untuk antisipasi dan mitigasi bencana kekeringan, puso, kekeringan sumber mata air dan sebagainya.

    Kriteria yang digunakan dalam analisis deret hari tanpa hujan berturut-turut memuat 7 kriteria, yaitu sebagai berikut:

    Tabel Kriteria Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut

    NO KELAS
    KRITERIA
    Hari Kering Berturut-Turut
    1 1 - 5 Sangat Pendek
    2 6 - 10 Pendek
    3 11 - 20 Menengah
    4 21 - 30 Panjang
    5 31 - 60 Sangat Panjang
    6 > 60 Kekeringan Ekstrim
    7 HH Masih Ada Hujan

    Tabel Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Maksimum Bulan Mei - Juni - Juli  2018 Provinsi Jawa Timur

     

    KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
    Sangat Pendek Tidak terjadi
    Pendek Tidak terjadi
    Menengah Terjadi di sebagian kecil Kabupaten Trenggalek, Lumajang, dan Banyuwangi.
    Panjang Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi: Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Bondowoso, dan Bangkalan.
    Terjadi di sebagian Kabupaten Lumajang dan Banyuwangi. Serta terjadi di seluruh Pulau Bawean.
    Sangat Panjang Terjadi di sebagian kabupaten/kota meliputi: Magetan, Madiun, Mojokerto, dan Banyuwangi.
    Terjadi di sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Kediri, Tulungagung, Sidoarjo, Nganjuk, Bojonegoro, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Bondowoso, Situbondo, Bangkalan, dan Pamekasan.
    Terjadi di seluruh kabupaten/kota meliputi: Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Batu, dan Sampang.
    Kekeringan Ekstrim Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Ponorogo, Kediri, Nganjuk, Bojonegoro, Pasuruan, Probolinggo, Bondowoso, Situbondo, dan Pamekasan.
    Terjadi di sebagian kabupaten/kota meliputi : Magetan, Madiun, dan Mojokerto.

     

    Peta Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan Mei - Juni - Juli Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur
    Peta Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan Mei - Juni - Juli Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur
  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan April - Mei - Juni Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan April - Mei - Juni Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur

    Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Maksimum Bulan April hingga Juni 2018 dengan kriteria: Sangat Pendek (3,1%), Menengah (5,7%), Panjang (36,3%), Sangat Panjang (39,4%), dan Ekstrim (15,5%).

    Deret hari tanpa hujan berturut-turut atau diistilahkan dengan dry spell adalah jumlah hari kering (hari tidak ada hujan) berurutan yang tidak diselingi oleh hari basah (hari hujan). Hari basah didefinisikan sebagai hari di mana terjadi hujan yang tinggi curah hujannya mencapai 1 mm atau lebih, definisi ini yang digunakan Albert dan Tank (2009). Berdasar hal tersebut di atas maka deret hari tanpa hujan berturut-turut didefinisikan sebagai hari yang tinggi hujannya di bawah 1 mm atau tidak terjadi hujan sama sekali.

    Data pengamatan yang digunakan dalam analisis deret hari tanpa hujan di Jawa Timur meliputi sekitar 161 pos hujan dengan data curah hujan harian pada tiga bulan berturut-turut. Perhitungan deret ini dimulai pada tanggal updating/akhir periode dan dianalisis ke belakang hingga didapat hari hujan, hari tanpa hujan berturut-turut yang dihitung dari hari terakhir pengamatan, jika hari terakhir tidak hujan maka dry spell dihitung sesuai dengan kriterianya sedangkan jika hari terakhir pengamatan/akhir periode ada hujan maka kondisi ini dikategorikan sebagai hari hujan (HH).

    Dalam kaitannya dengan kepentingan dampak kekeringan terutama lahan pertanian di wilayah Jawa Timur, selanjutnya peta analisis hari tanpa hujan berturut-turut yang disampaikan adalah deret hari tanpa hujan maksimum pada masing-masing pos hujan.

    Analisis hari tanpa hujan berturut-turut ini bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana suatu wilayah mempunyai tingkat hari kering baik pada tingkat sangat pendek, pendek, menengah, panjang, sangat panjang atau bahkan kekeringan ekstrim yang terjadi pada tiga bulan berturut-turut, ke depannya informasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui awal, panjang musim kemarau/hujan maupun prakiraan peringatan dini tingkat kekeringan suatu wilayah untuk antisipasi dan mitigasi bencana kekeringan, puso, kekeringan sumber mata air dan sebagainya.

    Kriteria yang digunakan dalam analisis deret hari tanpa hujan berturut-turut memuat 7 kriteria, yaitu sebagai berikut:

    Tabel Kriteria Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut

    NO KELAS
    KRITERIA
    Hari Kering Berturut-Turut
    1 1 - 5 Sangat Pendek
    2 6 - 10 Pendek
    3 11 - 20 Menengah
    4 21 - 30 Panjang
    5 31 - 60 Sangat Panjang
    6 > 60 Kekeringan Ekstrim
    7 HH Masih Ada Hujan

    Tabel Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-turut Maksimum Bulan April - Mei - Juni 2018 Provinsi Jawa Timur

    KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
    Sangat Pendek Terjadi di sebagian kecil kabupaten meliputi : Magetan, Bojonegoro, Nganjuk, Surabaya, Sidoarjo, dan Pamekasan.
    Pendek Terjadi di sebagian kecil kabupaten meliputi : Magetan, Bojonegoro, Nganjuk, Surabaya, Sidoarjo, dan Pamekasan.
    Menengah Terjadi di sebagian kecil kabupaten meliputi : Magetan, Bojonegoro, Nganjuk, Sidoarjo, Banyuwangi, dan Pamekasan.
    Terjadi di sebagian Kabupaten Surabaya.
    Terjadi di seluruh Pulau Bawean.
    Panjang Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Trenggalek, Tulunggaung, Batu, Nganjuk, Kediri, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Pasuruan, Probolinggo, Bondowoso, Banyuwangi, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
    Terjadi di sebagian kabupaten/kota meliputi : Magetan, Blitar, Surabaya, dan Bangkalan.
    Terjadi di sebagian besar Kabupaten/Kota Malang, Lumajang, dan Jember.
    Sangat Panjang Terjadi di sebagian kecil Kabupaten/Kota Lumajang dan Jember.
    Terjadi di sebagian kabupaten/kota meliputi : Malang, Blitar, Surabaya, dan Bangkalan.
    Terjadi di sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Pacitan, Trenggalek, Tulunggaung, Batu, Nganjuk, Kediri, Madiun, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Pasuruan, Probolinggo, Bondowoso, Banyuwangi, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
    Terjadi di seluruh Kabupaten Ponorogo dan Jombang, serta Pulau Bawean.
    Kekeringan Ekstrim Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Madiun, Nganjuk, Kediri, Mojokerto, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Bondowosom Jember, Banyuwangi, Bangkalan, Sampang, dan Sumenep.
    Terjadi di sebagian Kabupaten Situbondo.

    Peta Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan April - Mei - Juni Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur

    Peta Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan April - Mei - Juni Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur
    Peta Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut - Turut Maksimum Bulan April - Mei - Juni Tahun 2018 di Provinsi Jawa Timur

     

  • Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Maret - April - Mei Tahun 2018

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Maret - April - Mei Tahun 2018

    MONITORING HARI TANPA HUJAN BERTURUT-TURUT

    Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum Bulan Maret Sampai Mei 2018

    Deret hari tanpa hujan berturut-turut atau diistilahkan dengan dry spell adalah jumlah hari kering (hari tidak ada hujan) berurutan yang tidak diselingi oleh hari basah (hari hujan). Hari basah didefinisikan sebagai hari di mana terjadi hujan yang tinggi curah hujannya mencapai 1 mm atau lebih, definisi ini yang digunakan Albert dan Tank (2009). Berdasar hal tersebut di atas maka deret hari tanpa hujan berturut-turut didefinisikan sebagai hari yang tinggi hujannya di bawah 1 mm atau tidak terjadi hujan sama sekali.

    Data pengamatan yang digunakan dalam analisis deret hari tanpa hujan di Jawa Timur meliputi sekitar 161 pos hujan dengan data curah hujan harian pada tiga bulan berturut-turut. Perhitungan deret ini dimulai pada tanggal updating/akhir periode dan dianalisis ke belakang hingga didapat hari hujan, hari tanpa hujan berturut-turut yang dihitung dari hari terakhir pengamatan, jika hari terakhir tidak hujan maka dry spell dihitung sesuai dengan kriterianya sedangkan jika hari terakhir pengamatan/akhir periode ada hujan maka kondisi ini dikategorikan sebagai hari hujan (HH)

    Dalam kaitannya dengan kepentingan dampak kekeringan terutama lahan pertanian di wilayah Jawa Timur, selanjutnya peta analisis hari tanpa hujan berturut-turut yang disampaikan adalah deret hari tanpa hujan maksimum pada masing-masing pos hujan.

    Analisis hari tanpa hujan berturut-turut ini bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana suatu wilayah mempunyai tingkat hari kering baik pada tingkat sangat pendek, pendek, menengah, panjang, sangat panjang atau bahkan kekeringan ekstrim yang terjadi pada tiga bulan berturut-turut, ke depannya informasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui awal, panjang musim kemarau/hujan maupun prakiraan peringatan dini tingkat kekeringan suatu wilayah untuk antisipasi dan mitigasi bencana kekeringan, puso, kekeringan sumber mata air dan sebagainya.

    Kriteria yang digunakan dalam analisis deret hari tanpa hujan berturut-turut memuat 7 kriteria, yaitu sebagai berikut:

     

    No

    Kelas

    (Hari Kering Berturut - Turut)

    KRITERIA
    1 1 - 5
    Sangat Pendek
    2  6 - 10
    Pendek
    3 11 - 20
    Menengah
    4
     
    21 - 30
    Panjang
    5 31 - 60
    Sangat Panjang
    6
    > 60
    Kekeringan Ekstrim
    7 HH Masih Ada Hujan

    Tabel Analisis Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut Maksimum di Provinsi Jawa Timur Bulan Maret - April - Mei Tahun 2018

    KRITERIA KABUPATEN / BAGIAN DARI KABUPATEN
    Sangat Pendek Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi: Jember, Sidoarjo, Surabaya, Nganjuk, Bojonegoro, Magetan, dan Pamekasan.
    Pendek Terjadi di sebagian kecil kabupaten meliputi : Jember, Malang, Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, Nganjuk, Bojonegoro, Magetan, dan Pamekasan.
    Menengah Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi: Bayuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Probolinggo, Lumajang, Malang, Pasuruan, Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Blitar, Trenggalek, Nganjuk, Bojonegoro, Ngawi, Tuban, Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep
    Panjang Terjadi di sebagian Kabupaten/Kota Kediri.
    Terjadi di sebagian besar Kabupaten/Kota Surabaya dan Magetan.
    Terjadi di seluruh Pulau Bawean.
    Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Surabaya, Madiun, dan Magetan.
    Terjadi di sebagian kabupaten/kota meliputi : Kediri, Probolinggo, Bangkalan, dan Sampang.
    Terjadi di sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Jember, Lumajang, Malang, Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Pamekasan, dan Sumenep.
    Sangat Panjang Terjadi di sebagian kecil kabupaten/kota meliputi : Jember, Lumajang, Malang, Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Jombang, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep.
    Terjadi di sebagian Kabupaten Sampang dan Probolinggo.
    Terjadi di sebagian besar kabupaten/kota meliputi : Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan Madiun.
    Terjadi di seluruh Pulau Kangean.
    Kekeringan Ekstrim Tidak ada